Iman adalah mutiara
didalam hati manusia
yang menyakini Allah
Maha Esa Maha Kuasa
Tanpamu iman bagaimanalah
merasa diri hamba padaNya
Tanpamu iman bagaimanalah
menjadi hamba Allah yang bertaqwa
Iman tak dapat diwarisi
dari seorang ayah yang bertaqwa
ia tak dapat dijual beli
ia tiada ditepian pantai
walau apapun caranya jua
engkau mendaki gunung yang tinggi
engkau merentas lautan api
namun tak dapat jua dimiliki
Jika tidak kembali pada Allah
****************************************************************
Assalamualaikum w.b.t. & Salam Maghrib
hari ini tetibe layan lagu nasyid, rutin yang sudah lama ditinggalkan. Yup kumpulan RAIHAN adalah satu kumpulan nasyid yang cukup tersohor. Lagu-lagu diorang cukup merdu dan penuh makna.. hari ini tak tahu nak buat apa kan, so dengar lagu nasyid dan cuba menghayati setiap bait lirik tersebut.....
dari seorang ayah yang bertaqwa
ia tak dapat dijual beli
ia tiada ditepian pantai
hurmm, benar , iman itu tidak dapat diwarisi oleh seorang ayah yg bertaqwa kepada anaknya.. malahan iman itu sendiri ada pasang surutnya... jika kita konsisten dengan apa jua amal kebaikan yang kita lakukan, in sha Allah , iman kita semakin mantap malah lebih mantap.... namun sebaliknya jika kita melanggari suruhanNya....
Indahnya jika kita dapat memahami apa itu IMAN...
IMAN tidak cukup sekadar melakukan kebaikan demi kebaikan....
Alangkah molek IMAN kita jika hubungan sesama manusia kita dapat jaga dengan baik tanpa ada cacat celanya...
Alangkah beruntungnya orang yang mempunyai sikap pemaaf dan suka memaafkan orang lain walaupun perit dan sengsara.
Alangkah cantik Iman itu, jika disulami dengan pertuturan yang molek-molek belaka dan tidak menyakiti hati orang lain....
namun bukan mudah untuk kita mencantikkan IMAN kita ini....
walau apapun caranya jua
engkau mendaki gunung yang tinggi
engkau merentas lautan api
namun tak dapat jua dimiliki
Jika tidak kembali pada Allah
engkau mendaki gunung yang tinggi
engkau merentas lautan api
namun tak dapat jua dimiliki
Jika tidak kembali pada Allah
tak lain dan tak bukan, kembalilah kepada Allah untuk kita berubah dan memantapkan iman kita......
Hanya pada Allah tempat kita mengadu
Hanya pada Allah tempat kita bermohon
Hanya pada Allah tempat kita berhajat
Hanya pada Allah tempat kita menitiskan air mata
Hanya pada Allah tempat kita kembali ......
Berbicara mengenai Iman , aku sedar diri ku bukan sehebat orang2 lain diluar sana , tapi apakah perlu aku menjadi ustaz atau ulama' baru aku boleh berkongsi ilmu yang cetek ini?
Sudah menjadi stigma masyarakat negara kita , lebih-lebih lagi kaum seagama denganku..
perasaan iri hati itu sudah menjadi isi dalam jiwa, sikap memperlekehkan orang lain sudah menjadi resam kepada mereka.....
Begitu jijikkah seorang banduan sehingga perlu dilontarkan kata kesat ?
Begitu hinakah seorang yang baru bertaubat sehingga perlu difitnah ?
Itulah fenomena masyarakat sekarang ini.....
seakan-akan dunia ini tiada peluang kedua bagi orang yang ingin berubah dan bertaubat?
Sedang aku memberikan kata nasihat , dibelakang sana mula berbisik
" eleh, orang yg cakap ni pun bukannya betul sangat ......."
" brader ni layak ke cakap pasal agama ? solat pun kadang-kadang tinggal "
itulah kata-kata 'mulia' dari rakan-rakan yang cukup membuat aku lebih teguh dan bersemangat untuk menyemaikan rasa cinta kepada ISLAM ini.. Itu baru sepatah dua yang dapat aku dengar, belum terkira dengan kata-kata dalam hati....MasyaAllah..... Moga Allah mengampuni dosa mereka.
sebelum aku menghabiskan kata-kata terakhir aku, sempat juga aku menzahirkan kata- kata ini kepada mereka semua
" Jangan dilihat pada siapa yang menyampaikannya, tapi lihatlah apa yang cuba disampaikan olehnya, semoga kita sama-sama berada dibawah keredhaanNya..."
wallahualam....
Ahmad Sabri b Muhamad
No comments:
Post a Comment