VVIP TOS

Wednesday, October 5, 2011

ITULAH BIJI KOPI

Assalamualaikum w.b.t
Disini aku nak kongsikan sedikit cerita motivasi....( mesti korunk tension kn, abe wie xabes2 ngan motivasi dye an......ha3)

" ITULAH BIJI KOPI"



Kisah seorang anak perempuan yang acapkali mengeluh kepada bapanya....
" Ayah , Nur dah xlarat nak tanggung bebanan hidup "
" Nur xtaw dh nak hadapi ngan pelbagai masalah yang selalui menimpa kehidupan Nur...."

Kekadang itu letih dan penat menempuhi kehidupan ini, hanya pasrah dan berserah dapat dilakukan sekarang ini. Satu masalah berjaya dilerai akan muncul beberapa masalah yang lain....Argghh tensionnye hidup aku ni!! Monolog Nur ketika melihat bapanya yg sedang sibuk mengemas dapur....

Bapanya, En Azri seorang tukang masak utk sebuah restoren yg terletak di Jalan Taman Bahagia...

En Azri yang sibuk mengemas dapurnya itu seolah-olah tidak mengendahkan luahan hati anaknya itu...dan berpura-pura tidak mendengar setiap kata2 anaknya itu....

Melihatkan gerak geri ayahnya yg sibuk, Nur terus beredar dari situ dan membawa muka rajuk itu ditepian tangga......Nur merenung potret gambar arwah ibunya yang tersusun rapi diatas rak.......Sedikit demi sedikit imbasan kenangan lalu terukir dan lemahnya hati seorang anak muda apabila airmatanya itu mulai jatuh kebumi....

Encik Azri segera mendapatkan anak kesayangan itu dan mencapai tangan Nur....
" Ayah, mahu kemana nie? Soal Nur.....
" Nur, ayah nak tunjukkan sesuatu......." balas En Azri....

Sampai ke dapur, lantas En Azri mengeluarkan 3 cawan....dikeluarkannya lobak , telur dan biji kopi...
Sedang ketika itu, Nur masih bingung apa yang ingin dilakukan oleh ayahnya itu.......

En Azri mengambil air panas dan menuangkanya dalam setiap cawan tersebut......sesusah itu, diletakkan lobak , telur dan biji kopi dalam 3 cawan yg berisi air panas tadi........
Makin bertambah bingung Nur.....Nur cuba mencari klu apa yang ingin ayahnya tunjukkan.....

" Nur, minum kesemua air yg ayah sediakan......" arah En Azri....
" tapi ayah, ini untuk ape?" soal Nur...
"lepas kamu minum, baru ayah bgtaw apa yg berlaku sebenarnya...." ujar En Azri....

Minuman pertama dengan lobak yang terdapat dalam cawan tersebut...terasa enak dan dapat merasai kelembutan lobak yang dididihkan dengan air panas itu........
Cawan kedua, ayahnya menyuruhnya mengupas kulit telur...dan nampak isi telur itu mengeras.......
Cawan ketiga, dihirupnya kopi tersebut......nyata aroma kopi itu membuatkan hati sang peminumnya tenang dan nyaman.........

sesudah selesai mengikut apa yang diarahkan ayahnya......nur segera mendapatkan kepastian akan penjelasan dari ayahnya....

lantas En Azri membuka kata-kata kepada anaknya itu.......
Nur, jika berada dalam sesuatu musibah hendaklah kita menjadi seperti biji kopi itu..........janganlah jadi seperti lobak itu, asalnya keras dan pejal, namun bila masalah datang, terus lembik dan tidak berdaya..........ia adalah kelemahan dalam kehidupan ini........Jangan jadi seperti telur, asalnya ia adalah cecair....bila dididihkan, terus mengeras dan pejal..........Dalam masalah, kita tidak seharusnya menjadi keras dan tegas........Kita harus berlembut kerana dalam kelembutan itu keputusan terbaik dapat kita capai.............Jadilah seperti biji kopi, asalnya keras seprti lobak tadi...namun, bila diletakkan dalam air panas, dia mengeluarkan aroma yg menenangkan....Disaat kita dilanda musibah, janganlah kita terikut-ikut dengan masalah itu...Jangan campuradukkan masalah dengan kehidupan yang lain.......Senyumlah ketika berhadapan masalah.............

Selepas mendengar penjelasan dari ayahnya, Nur segera mendapatkan ayahnya...lalu dipeluknya ayahnya itu.......

p/s: setiap masalah yang dihadapi adalah ujian kepada kita..........Senyumlah, kerana ia dapat menenangkan orang lain walhal kita berada dalam kesusahan.....

p/s 2: aku ase cam xbetul jer penggunaan ayat aku dalam bab karang menagarang nie......ahakz~~~papepun chillout....

wassalam.........
 

No comments: